Waspada! Ditemukan Spyware Baru di Android yang Bisa Intip Pesan Pribadi :: Nusantaratv.com

Waspada! Ditemukan Spyware Baru di Android yang Bisa Intip Pesan Pribadi

Trend Micro Deteksi Keberadaan Spyware yang Satu-satunya Tujuan Adalah untuk Mengumpulkan Informasi Pengguna.a
Waspada! Ditemukan Spyware Baru di Android yang Bisa Intip Pesan Pribadi
Ditemukan Spyware Baru di Android yang bisa intip Pesan Pribadi. (GizChina)

Jakarta, Nusantaratv.com - Terdapat spyware baru yang mengancam pengguna Android. Menurut peneliti Trend Micro, software berbahaya yang bisa mengintip dan mengintai semua pesan Anda, seperti Facebook, Gmail atau bahkan di Outlook, bersembunyi di Google Play Store. 

Malware tersebut sudah terlihat pada tiga aplikasi yang tersedia di Google Play Store. Untuk mengumpulkan data pribadi para korbannya, malware mengeksploitasi beberapa kerentanan keamanan.

Dilansir dari GizChina, Jumat (10/1/2020), team di Trend Micro mengatakan mereka telah menemukan tiga aplikasi jahat di Google Play Store, dan mengumumkan hal tersebut di sebuah postingan blog pada Senin (6/1/2020).

Setelah melakukan penyelidikan, para peneliti Trend Micro mendeteksi keberadaan spyware yang satu-satunya tujuan adalah untuk mengumpulkan informasi pengguna. Diduga, malware jahat ini adalah buatan SideWinder, sekelompok hacker berbahaya yang aktif sejak 2012. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka membedakan diri dalam peretasan organisasi militer.

Sementara itu, untuk memasuki ponsel cerdas para korban, malware menyamar sebagai aplikasi Android yang tidak berbahaya. Sejauh ini, ada tiga aplikasi di Play Store yang telah terdeteksi telah mengandung spyware. Menurut survei, mereka sudah beraktivitas sejak Maret 2019. Ketiga aplikasi yang dimaksud, yakni Camero, FileCrypt, dan CallCam. 

Baca Juga: Hari Ini Terakhir, WhatsApp Tak Bisa Dipakai di Windows Phone

Diingatkan para ahli, Google dengan cepat menghapus aplikasi tersebut dari Google Play Store-nya. Setelah disusup ke ponsel Anda, malware mengeksploitasi kerentanan keamanan sistem Android lama. Di bawah kondisi ini, smartphone lawas, yang belum mendapatkan tambalan untuk bug (terutama smartphone yang belum mendapatkan update perangkat lunak dalam waktu yang lama), adalah yang paling rentan. 

Malware ini bahkan akan melakukan rooting pada smartphone Android untuk menginstal beberapa file APK dari jarak jauh. Setelah selesai, malware akan mengumpulkan semua data yang ada di perangkat Anda, termasuk pesan Anda di WeChat, Outlook, Twitter, Yahoo Mail, Facebook, Gmail, atau bahkan melalui Google Chrome. 

Dalam prosesnya, ini juga mengambil alih geolokasi Anda, dokumen yang disimpan (foto, video, dan lain-lain). Bahkan malware tersebut juga memata-matai daftar aplikasi yang diinstal, ID akun Anda dan data mengenai jaringan atau perangkat Anda. Semua informasi ini memiliki nilai yang signifikan di dark web.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, dan tidak terjatuh ke dalam perangkap yang dibuat peretas, Anda disarankan untuk tidak menginstal aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal, bahkan di Google Play Store. 

Demikian pula, sangat disarankan Anda harus melihat ulasan dan komentar sebelum mengunduh aplikasi apa pun. Namun, akan lebih baik jika Anda menginstal antivirus yang bagus di ponsel pintar Android Anda.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0