Work From Home? Microsoft Sarankan Tak Unduh Update Game di Jam Sibuk :: Nusantaratv.com

Work From Home? Microsoft Sarankan Tak Unduh Update Game di Jam Sibuk

Microsoft Lakukan Upaya Besar untuk Menjaga Layanannya Tersedia untuk Semua Orang.
Work From Home? Microsoft Sarankan Tak Unduh Update Game di Jam Sibuk
Konsol Microsoft Xbox. (Softpedia)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hampir seluruh orang di dunia bekerja dari rumah (work from home). Hal itu menyebabkan internet menghadapi ujian besar, terutama karena wabah virus corona (COVID-19) terus meluas ke lebih banyak negara.

Seperti perusahaan teknologi lainnya, Microsoft melakukan upaya besar untuk menjaga layanannya tersedia untuk semua orang. Raksasa software itu baru-baru ini mengumumkan serangkaian perubahan untuk solusi kerja jarak jauh demi mengurangi penggunaan bandwidth sebanyak mungkin.

Dilansir dari Softpedia, Jumat (27/3/2020), sebagian besar keputusan ini datang dengan menonaktifkan fitur yang tidak selalu digunakan untuk bekerja dari rumah, meskipun mereka membutuhkan beberapa bandwidth.

Menurut New York Times, Microsoft juga mencari tempat lain untuk mengurangi penggunaan. Perusahaan ini dilaporkan telah menjangkau studio game untuk meminta mereka menghindari peluncuran update game pada jam-jam sibuk, cukup menghemat bandwidth untuk aktivitas seperti bekerja dari jarak jauh.

Baca Juga: Samsung Gundah, Penjualan Galaxy S20 Turun di Tengah Pandemi COVID-19

Dalam email yang dilihat sebuah sumber, tim Xbox memberi tahu perusahaan game untuk hanya meluncurkan pembaruan game dalam empat jam semalam di Amerika Utara. Microsoft juga ingin pembaruan ditayangkan mulai Senin hingga Kamis.

Microsoft secara aktif memantau tren kinerja dan penggunaan untuk memastikan kami mengoptimalkan layanan bagi pelanggan kami di seluruh dunia, dan mengakomodasi pertumbuhan dan permintaan baru - kata perusahaan itu. 

Pada saat yang sama, ini adalah waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami juga mengambil langkah proaktif untuk merencanakan periode penggunaan tinggi ini - lanjut perusahaan.

Tak bisa dipungkiri, langkah ini adalah cara terbaik yang akan mencegah layanan turun. Beberapa perusahaan lain juga telah mengumumkan perubahan pada layanan mereka untuk mengurangi penggunaan bandwidth

YouTube dan Netflix, misalnya, sama-sama mengurangi kualitas video mereka, sementara yang lain beralih ke kecepatan unduhan yang dibatasi untuk memastikan tidak ada gangguan yang direkam.

Diketahui, saat ini ada lebih dari 533 ribu orang yang terinfeksi virus corona, dan lebih dari 24.000 orang telah meninggal karena COVID-19 ini.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0